Posts Tagged ‘Cerita

07
Jun
08

Suka mengakhirkan waktu sholat

Ada seorang lelaki penduduk Madinah, ia mempunyai saudara perempuan yang tinggal di suatu tempat di Madinah. Suatu hari, saudara perempuan itu meninggal lalu ia pun menguburnya.

Saat ia dalam perjalanan pulang, ia teringat bahwa ada sesuatu yang tertinggal di dalam kuburan itu. Maka ia meminta salah seorang temannya untuk membantunya. Kedua orang itu lalu menggali kuburan dan mereka menemukan barang yang dicari. Lelaki itu berkata kepada temannya, “Menjauhlah kau, agar aku dapat melihat saudara perempuanku.” Ia mengangkat penutup liang kubur. Tiba-tiba ia melihat api yang menyala. Cepat-cepat ia tutup kembali liang itu dan meratakan kuburan dengan tanah.

Kemudian ia pergi ke tempat ibunya. Ia bertanya, “Bagaimana sebenarnya keadaan saudara perempuanku pada saat hidup?”
Si ibu bertanya, “Mengapa engkau bertanya demikian, dia kan sudah meninggal?”
Maka lelaki itu menceritakan pemandangan yang baru saja ia lihat di kuburan saudara perempuannya.
Si ibu menjawab, “Saudara perempuanmu dulu suka mengakhirkan shalat dari waktunya, ia suka mengintip rumah tetangga dan menguping pembicaraan mereka lalu menceritakannya pada orang lain.”

*101 Kisah Teladan*

25
Mar
08

Keju dan Sepatu Butut

          Si Fulan baru pulang dari luar kota. Seminggu lebih dia meninggalkan istrinya. Sampai di rumah, sang istri yang sudah kangen menyambutnya dengan gembira. Si Fulan pun beristirahat sejenak. Tidak lama, sang istri menghampirinya sambil berkata: “Suamiku, aku mempunyai sepotong keju untukmu”“Alhamdulillah, aku suka keju, karena keju baik untuk kesehatan perut”, kata si Fulan. Si Fulan lantas menyantapnya dengan lahap.

Lain hari si Fulan akan ke luar kota lagi untuk mengunjungi saudaranya. Si istri yang mempersiapkan perlengkapannya melihat sepatu suaminya yang begitu lusuh dan butut. “Mengapa kau tidak mengganti sepatu bututmu dengan yang baru ? apa kau tidak malu? tanya sang istri. Sebenarnya si Fulan ingin sekali membeli sepatu baru, tapi dia tidak memiliki uang untuk membeli sepatu yang bagus.

Terus apa jawabnya ?

17
Des
07

Penguinku Telah Tiba

Saat kumasuki ruang kerjaku, 4 penguin telah menanti di atas meja kerjaku. Aku tersenyum sambil menatap mereka ber-empat. Kuhampiri mereka. Dengan gayanya yang lucu, salah satunya menjelaskan maksud kedatangannya. Ternyata mereka adalah 4 utusan yang ditugaskan oleh saudaraku untuk menemaniku. Terima kasih saudaraku 🙂 .

Ugh… senang banget rasanya. Karena beberapa hari yang lalu aku sedang berduka karena penguinku satu-satunya kena penyakit struk. Mungkin iklim yang kurang stabil, sehingga tidak dapat berkomunikasi lagi denganku. Namanya Mandrakelianovarade…, hah.. panjang banget namanya, panggilannya “Mandrake”. Mungkin karena keteledoranku juga. Seharusnya aku harus banyak memperhatikannya, maklumlah makhluk kutub, iklimnya beda. Salah rawat bisa ncair ntar 😀  . Sejak itu aku jadi sering menghibur diri menatap dunia melalui ‘jendela’.

Lanjutkan membaca ‘Penguinku Telah Tiba’




a

Yang bersilaturahmi

who's online