23
Mei
08

PC trouble karena debu

Pagi itu. Saat memasuki ruang kerja, saya mendapat laporan rekan sebelah saya bahwa komputernya kena trouble. Wah, gawat ! kalo ga segera diperbaiki, kerjaan bisa terganggu ntar ! Setelah menaruh tas di dalam laci kerja, saya segera mengecek komputernya. Gejalanya, CPUnya hidup dimana proses berjalan normal tapi tampilan di layar monitornya blank. Berdasarkan trouble yang pernah terjadi beberapa bulan yang lalu, gejalanya sama.

Beberapa bulan yang lalu PC ini mengalami masalah dimana CPU hidup tetapi tampilan di layar blank. Analisa saya pertama saat itu kemungkinan masalah pada monitornya. Tapi setelah saya tukar dengan monitor komputer saya, ternyata tampilannya juga blank. Sehingga saya berkesimpulan trouble terjadi pada CPUnya bukan pada monitor. Biasanya, pertolongan pertama yang saya lakukan adalah bongkar pasang dan membersihkan isi CPU dari debu-debu.

Sering terjadi gangguan pada PC hanya karena debu yang menempel pada peralatan di dalam CPU yang tidak pernah dibersihkan, padahal hal ini dapat menghambat lalu lintas data antar peralatan di dalam CPU.

Tapi karena masih pagi dan duh…berurusan sama debu lagi, jadinya males mau bongkar CPU. Lagian saat itu saya pikir masih garansi, maka saya sarankan untuk diservis aza di luar. Saat diservice, teknisinya hanya membersihkan debu-debu di motherboard dan ram, dan langsung bisa jalan komputernya.. Terus saya diberi nota pembayaran Rp 55.000. Saya heran dan baru sadar, ternyata yang masih garansi itu adalah komputer saya😀
O.ya.. FYI : Setahun yang lalu PC yang lagi trouble ini berada di meja komputer saya, sementara PC yang baru ada di meja teman saya. Tapi.. karena Harddisknya hanya 40 Gb dan hampir full, sementara PC yang baru 80 GB, jadi saya menukar dengan PC yang baru. Dimana dengan ukuran yang besar tersebut saya bisa menginstal beberapa distro linux dan memasukkan beberapa game 3D. Alhamdulillah teman saya tidak keberatan🙂 Karena dia memakai hanya untuk melaksanakan tugas kantor. Tidak seperti saya, yang selain buat tugas kantor juga untuk belajar dan eksperimen.
Sampe sekarang, kadang saya masih merasa bahwa PC yang digunakan teman saya adalah PC yang baru yang masih garansi.

Dengan gejala yang sama, berarti ini masalah debu lagi. Waduh, mana masih pagi dan hari itu saya mengenakan jilbab putih dengan ukuran jilbab yang biasa saya gunakan 150 cm. Kalo siang sih OK aza. Tapi ga siap deh, berurusan sama debu PC kalo pagi gini. Tapi daripada keluar Rp 55.000 hanya sebab debu doang. Nah lo.. ???
Kemudian saya diskusi dengan teman untuk membersihkan isi CPU sambil bercerita sedikit tentang troubleshooting di komputer. Teman saya manut aza dan bersedia membersihkan debunya. “Ndak ape Rin, biar nanti kalo komputer di rumah ade gangguan, Kak Yun jadi tahu care betolkannye”. Katanya dengan optimis.

Pertama kali, saklar yang memnghubungkan ke PC saya matikan. Maklum, kami sama-sama takut sama sengatan listrik (Trauma ceritanya). Kemudian CPU dibaringkan dan saya buka bautnya yang hanya diputar dengan jari. Saat casing dibuka, debu memang cukup tebal. Karena, dari beli (sekitar 4 tahun lalu) memang tidak pernah dibersihkan. Teman saya membersihkan isi CPU dan casing penutup dengan kuas sambil mengarahkan kipas angin ke arah CPU. Sementara saya hanya mengambil ram dari slotnya yang kemudian menjauh dari TKP sambil sebelumnya memberitahukan kepada teman agar pelan-pelan menyapu debunya.

Saya ambil penghapus pensil, lalu saya gosokkan ke bagian papan hijau ram dengan gaya menghapus. Ilmu ini saya dapat saat memperhatikan cara kerja teknisi saat memperbaiki komputer. Setelah dirasa cukup, saya kembali ke TKP.
Saya lihat isi CPU sudah kelihatan bersih. Kemudian saya menggantikan teman membersihkan CPU sambil mematikan kipas angin, karena saya kawatir jilbab saya kotor kena tiupan debunya. Saya ambil tisu, kemudian saya gosokkan pada jalur-jalur di papan hijau motherboard dan celah-celahnya, kemudian kabel datanya juga saya gosok karena masih terasa debunya. Setelah itu saya menjauh dari TKP dan meminta teman menghidupkan kipas angin yang diarahkan ke CPU. Setelah dirasa cukup, kipas angin dimatikan. Kemudian Saya pasang ram di slotnya. Kemudian casing disertai bautnya. Lalu saya pasang kembali kabel power supply di belakang CPU dan menghidupkan saklarnya.

Alhamdulillah… tampilan di layar kelihatan normal. Tetapi.. sesaat muncul pesan :
Harddisk boot failure, …

Membaca pesan tersebut, saya sempat deg-degan. Pesan ini muncul karena Harddisknya tidak terdeteksi oleh komputer. Setahu saya, hal ini bisa terjadi karena harddisknya yang rusak atau kabel data harddisk yang kendor. Saya berharap semoga pesan ini muncul hanya karena kabel data yang kendor bukan karena hardisknya yang error. Mana data pembayaran ekskul anak-anak belum dibackup.
Kemudian CPU saya buka lagi casingnya, dimana terlebih dahulu saklarnya dimatikan. Saat menyentuh kabel data, saya rasakan memang posisinya tidak masuk ke slot secara sempurnya. Kemudian saya cabut kabelnya, saya bersihkan dengan tisu. Kemudian saya masukkan lagi ke slotnya. Kemudian casing CPU saya tutup disertai dengan bautnya. Saklar dihidupkan dan komputer juga dihidupkan.

Alhamdulillah……… semua berjalan normal kembali. Saya segera ke toilet untuk membersihkan tangan yang penuh debu. Sementara teman saya mengambil sapu dan sekop sampah untuk membersihkan lantai yang berdebu.

Lega rasanya. Tidak jadi servis keluar. Kerjaan bisa kembali dilanjutkan. Beberapa teman kantor yang memperhatikan kegiatan kami tadi juga jadi pada tahu dan paham kalau secara periodik perlu membersihkan CPU dari debu – debu yang menempel.


20 Responses to “PC trouble karena debu”


  1. 1 gokimhock
    Mei 23, 2008 pukul 3:50 pm

    Pertama.
    Kalau lagi bongkar CPU, jangan lupa pegang Casing lama2, atau pakai gelang statik. Biar komponennya gak berontak.

  2. Mei 23, 2008 pukul 3:59 pm

    Pingin nulis banyak…
    Tapi baeknya SMS aja yach? *Loh…😀 *

    @ Aqm:
    Gelang statik brp sich harganya Qim?
    Lom pernah rasanya ngliat orang mmakainya, skalipun ia teknisi.
    Ah, orang Indonesia umumnya…🙂

  3. Mei 23, 2008 pukul 5:12 pm

    yups, kita kadang taunya make aja, lupa akan perawatan. thx atas ceritanya🙂

  4. Mei 23, 2008 pukul 5:42 pm

    Wah nambah pengetahuan nih tentang nggak usah segera bawa komputernya ke tukang servis kalau lagi bermasalah.

  5. 5 gokimhock
    Mei 23, 2008 pukul 10:17 pm

    @ hyorinmaru
    Kalo di Jkt bisa di Ace Hardware sekitar 80rb. Mungkin di Sby/Yk ada yg lbh murah. Kalo buat sendiri bisa juga. Pentil sepeda yang berbahan karet diisi kabel tembaga. Lalu kabel di sambungkan ke Casing. Baiknya ke ground. Untuk ground biasanya saya buat dengan cara menanam besi 10 sepanjang 1 mtr ke tanah. Lalu ujung besi saya lilitkan kabel tembaga dan di jepitkan ke Casing. Ukuran gelang di sesuaikan dengan besar pergelangan tangan, dan usahakan tembaga yang di dalam karet tidak menyentuh kulit.

  6. Mei 24, 2008 pukul 8:59 am

    @ gokimhock
    Di kantor ga pasang ground. Kalo di rumah, saya pasang ground (kawat tembaga) yang dikaitkan dari belakang casing langsung dihubungkan ke tanah. Tetapi… ada atau tidaknya ground, saya tetap memilih jalan teraman dengan mematikan saklar dahulu sebelum membongkar casing. Sengatan listrik aza dah bikin trauma😀

    @ Hyo-San
    Sepertinya aq dah bisa menduga apa yang mo ditulis:mrgreen:

    @ eNPe
    Yup. Kalo dah ada masalah, baru deh ingat

    @ Rafki RS
    Iya… kadang hanya masalah debu yang bikin komputer macet

  7. 7 Nin
    Mei 26, 2008 pukul 8:10 pm

    Wah… CPU saya udah berapa lama ya gak dibersihkan?
    Thanks for reminding ya mba…

    Kalo bisa minimal setahun sekali dibersihkan. Walaupun kebanyak bersihkannya kalo dah ada masalah🙂

  8. Mei 28, 2008 pukul 4:50 pm

    wah, mbak rin…rajin deh sampe ngamatin gimana kerja tukang servis nya…tapi makasih…jadi tau nih!!!

  9. 9 tux
    Mei 28, 2008 pukul 6:58 pm

    @gokimhock
    sepertinya untuk indonesia, gelang statis tidak banyak manfaatnya.
    listrik statis di negara 2 musim seperti di indonesia tidak sebesar itu, yang dapat merusak hardware pc.

    untuk masalah grounding, semaikin bagus groundingnya, maka umur hardware pc akan semakin awet.
    tentu saja harus diimbangi juga dengan PSU yang True Power, misal merk Silverstone, Acbel, Enlight.

    Semoga membantu.😀
    kunjungi forum linux indonesia -> http://forum.linux.or.id/

  10. Mei 28, 2008 pukul 8:08 pm

    @ Olive-chan:
    Karena udah bs menduga… brarti gjd SMS aja yach…😀

  11. Mei 29, 2008 pukul 1:40 pm

    @ rhainy
    Bukannya rajin.. tapi saya memang suka penazaran. Sampai kalo beli nasi goreng aza, saya amati bumbu yang dipake, kadang kalo resep baru saya praktekan di rumah😀

    @ Tux
    Ciri khas, suka ninggalin jejak sampai ke mesenger juga “Semoga membantu😀 ”

    @ Hyo-San
    Ya deh, gpp. Lagian dah ga penazaran lagi kok🙂

  12. Mei 30, 2008 pukul 10:18 am

    wah sudah berapa tahun nggak dibersihkan mbak ..??🙂

    salam kenal ..🙂

    Salam kenal juga🙂
    Dah sekitar 3 tahun ga dibersihkan, sedangkan saya baru bekerja sekitar 2 tahun🙂

  13. Juni 1, 2008 pukul 4:03 pm

    Berarti komputerku masih aman, baru 2 tahun gag di bersihin. Masih ada 1 lagi ya mbak, xixixixixi

  14. Juni 5, 2008 pukul 6:52 pm

    ini pernah terjadi pada saya,,saya telpon segera teman sampe bela-belain intelokal, ternyata cuman debu,, segera saya bongkar tu PC dan bersihkan
    nyala lagi deh

  15. Juni 22, 2008 pukul 11:12 am

    Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Hairstyling!!

  16. September 27, 2008 pukul 6:58 am

    Wah kalo Aye sih emang sering bongkar pasang PC , jdi ntu saran berguna banget lo mbak! Thank yo !
    Omong2, Kalo sering2 dapet info disini tuh UasYikali Loh,saya mohon info tentang cara masang kipas CPU sama kipas hardisk donk! soalnya saya lagi bingung banget nih soal CPU jaman sekarang yang cepet panas, apalagi sekarang kan lage musim kering kerontang kan, hehehehehe……
    Slaen ntu saya juga mohon saran yang laen juga, pokoknya yang nyerempet tentang komputer deh ~_~
    Nanti akan saya bales dengan rasa terimakasih dan doa ,eh mo tanya neh, glang statis and grounding itu apa sih ? :] Wassalam…..

  17. Oktober 11, 2008 pukul 11:19 am

    Untuk ilmu ilmu bongkar pc, sama servis pc, paling enak baca majalah CHIP, saya belajar dari Majalah tersebut.

    Gelang statis sering dibahas di majalah CHIP, itu gunanya untuk menyalurkan Listrik statis yang ada di badan kita ke Tanah, tapi kenyataannya, saya sebagai teknisi komputer di 3 warnet, sering bongkar pc buat servis, gak butuh yang namanya gelang statis.

    Grounding itu untuk menyalurkan listrik berlebih di komputer ke tanah, supaya komputer awet, sebaiknya komputer di kasih grounding yang bagus.
    cara paling mudah untuk mengetahui grounding di komputer sudah bagus atau belum, coba anda sentuh casing pc anda, pada pelat yang tidak di cat, dan anda harus telanjang kaki, nah anda merasa ke setrum atau tidak, jika kesetrum, berarti Grounding jelek.
    Cara mengecek yang lebih baik, pakai Multimeter Digital, anda ukur Voltase antara 0 ke Ground , harus bertegangan 0,01volt, lebih kecil lebih baik.

    Semoga membantu.😀

  18. 18 Kenji
    Oktober 26, 2008 pukul 5:25 pm

    @Tux
    Wah..wah…ternyata temen gw yang satu ne emank rajin posting / share ilmu nya dimana2….gw salut sm lw guh Pengetahuan lw yang luas, thx friends atas bantuannya selama ini😀

  19. Mei 2, 2009 pukul 7:21 pm

    hehehe…..
    jrg2 niyh ada cewe yg suka bersih2 komp^^..
    klo bersihin komp jgn lpa pke cleaner mba..
    biar bersih….
    untung tdy hardisk yg kendor..
    klo ram yang kendor Gmna?
    klo MB yg bguz pzti lngsng mncul sinyal beep..
    klo MB yg gadungan is kbkar ramnya ^^…
    <<<–pengalaman pribadi…

  20. 20 user
    September 28, 2009 pukul 12:25 am

    semprot aja pake kompresor , tambal ban biasanya. Beres.
    Jangan lupa pasta di prossesor


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


a

Yang bersilaturahmi

who's online

%d blogger menyukai ini: