17
Des
07

Penguinku Telah Tiba

Saat kumasuki ruang kerjaku, 4 penguin telah menanti di atas meja kerjaku. Aku tersenyum sambil menatap mereka ber-empat. Kuhampiri mereka. Dengan gayanya yang lucu, salah satunya menjelaskan maksud kedatangannya. Ternyata mereka adalah 4 utusan yang ditugaskan oleh saudaraku untuk menemaniku. Terima kasih saudaraku :-) .

Ugh… senang banget rasanya. Karena beberapa hari yang lalu aku sedang berduka karena penguinku satu-satunya kena penyakit struk. Mungkin iklim yang kurang stabil, sehingga tidak dapat berkomunikasi lagi denganku. Namanya Mandrakelianovarade…, hah.. panjang banget namanya, panggilannya “Mandrake”. Mungkin karena keteledoranku juga. Seharusnya aku harus banyak memperhatikannya, maklumlah makhluk kutub, iklimnya beda. Salah rawat bisa ncair ntar :-D  . Sejak itu aku jadi sering menghibur diri menatap dunia melalui ‘jendela’.

 Satu persatu penguin-penguin tersebut kemudian memperkenalkan dirinya. Slackware, Zenwalk, Mandriva dan Xbuntu. Itulah nama mereka. Umurnya masih muda-muda, belum nyampe 15 tahun. Gaya mereka lucu-lucu, sehingga aku mulai dapat melihat sekilas pribadi mereka dan memang ada sedikit perbedaan. Seperti sebuah kata mutiara : “Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda”. Xbuntu sepertinya senang melihat dunia luar, sehingga sebentar-sebentar mereka selalu duduk di dekat ‘jendela’. Slackware dan Zen kelihatan sangat manja dan Mandriva terkesan mandiri dan memanjakan.

Aku sadar, merawat mereka tidaklah seperti merawat ayam dan kucingku. Ini makhluk kutub, perlu suasana yang dingin dan kesabaran. Apalagi 4 penguin. Aku juga harus dapat meluangkan waktu ( halah… waktu dikit … banget😦 ). Kuncinya adalah harus banyak berkomunikasi dan mencari ilmu gimana menjadi perawat yang baik agar dapat lebih mengenal mereka sehingga tercipta suasana dimana kami bisa saling memahami dan mengerti.

Aku memang belum begitu kenal mereka. Tapi dari sifat-sifat mereka, bisa jadi memberi manfaat bagi diriku. Mungkin dalam merawat mereka: si Slack yang sangat manja justru akan mengajarkanku arti kesabaran dan membuatku lebih mandiri. Mandriva yang mandiri dan memanjakan bisa jadi malah membuatku menjadi malas dan manja karena kemandiriannya. Semoga kejadian pada Mandrake-ku ga terjadi lagi


16 Responses to “Penguinku Telah Tiba”


  1. 1 Inukuser
    Desember 17, 2007 pukul 4:20 pm

    Pinter… banget merajut kata. Halus kiasannya hingga “nyaris tak terdengar”😀

  2. Desember 17, 2007 pukul 6:58 pm

    @ Inukuser;
    iya, Olive-chan emang pinter “merakit” kata (padahal dulu belajarnya khan malah merakit komputer toh? Hehe).
    Hm, kepandaian alamiah, i guess…😉

  3. Desember 17, 2007 pukul 8:53 pm

    Oooo melihara pinguin to mbak, mereka perlu diselamatkan krn es di kutub dah pada mencair gara2 pemanasan global…

  4. 4 Avanza
    Desember 17, 2007 pukul 9:19 pm

    “Xbuntu sepertinya senang melihat dunia luar, sehingga sebentar-sebentar mereka selalu duduk di dekat ‘jendela’ ”
    He..he.. aku juga pake ubuntu coz mirip jendela, eh.. window:mrgreen:

  5. Desember 18, 2007 pukul 2:19 am

    Di Pacitan aja panasnya mnt ampunnn.. pa lagi di khatulistiwa yaa.. Puanasss…
    Ah, Indonesia mana sih yg adem.. paling puncak Jayawijaya, hehe:mrgreen:

  6. Desember 18, 2007 pukul 10:04 am

    @ Herr
    Pengutus penguin mungkin maksudnya mau nyelamatin, makanya dikirim ke saya. Kira-kira ada sangkar refrigator ga ya

  7. 7 Dhien
    Desember 19, 2007 pukul 6:08 pm

    Beternak 1 aja repot, apalagi 4.
    Jangan lupa Kak, piara penguin in office juga😉
    Smoga perjuanganmu berhasil🙂

  8. Desember 21, 2007 pukul 1:16 am

    Iya nih, si Mandriv ma Xubuntu pengen tinggal in office. Kebetulan juga ada refrigator🙂
    Makasih ya dek atas support n do’anya🙂

  9. Desember 21, 2007 pukul 12:59 pm

    @ Olive-chan:
    refrigator = ?

  10. Desember 21, 2007 pukul 2:00 pm

    Kalo bangsa kita menyebutnya “refrigerator”. Kalo para penguin-penguin imutku menyebutnya “rumah/sangkar refrigator”🙂

  11. Desember 21, 2007 pukul 4:04 pm

    Tadi jalan-jalan pake kopete. Sayangnya suasana sepi, mungkin masih cuti bersama. Trus diajak pulang deh ma si mandriv :-l

  12. 13 imansyah78
    Desember 22, 2007 pukul 10:34 am

    Wah bagus juga tuh ! menghadirkan kata-katanya sungguh tepat.

  13. Januari 6, 2008 pukul 8:33 pm

    semoga semakin jatuh cinta sama GNU/Linux dan dunia FLOS.
    btw, hebat juga penyusunan kata katanya.

  14. Januari 7, 2008 pukul 7:08 am

    Iya nih.. lagi falling in love ma penguin
    Terima kasih ya.. om TUX. Jangan bosan ya menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Olive🙂

  15. Januari 13, 2008 pukul 8:18 pm

    Insya Allah, asalkan ada waktu dan ilmunya, pasti akan saya bantu.😀

    ________________________________________________________________________________
    Olive Reply
    Alhamdulillah wa jazakallah khairan..
    Btw, saya lagi menunggu jawabannya🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


a

Yang bersilaturahmi

who's online

%d blogger menyukai ini: