11
Des
07

Tipe Kepribadian

                   Dalam ilmu psikologi, dikenal teori 4 tipe kepribadian. Teori ini dikenalkan pertama kali oleh Galen, seorang ahli fisiologi yang hidup pada abad ke-2 Masehi. Walaupun tipe ini dianggap kuno, tetapi masih digunakan oleh psikolog-psikolog di jaman modern ini. Tipe-tipe tersebut adalah Kholeris, Sanguinis, Melankolis dan Plegmatis.

Dari 4 tipe kepribadin ini, tiap orang mempunyai kombinasi dari dua kepribadian. Umumnya salah satunya lebih dominan, kadang juga keduanya seimbang. Bila hanya 1 dari tipe kepribadian, maka dapat dikatakan tipe kepribadian sejati. Misalnya Sanguinis sejati. Sanguin dan koleris bisa berkombinasi secara alami karena keduanya ekstrovert, optimis dan terus terang. Kombinasi ini menghasilkan individu yang sangat energik. Phlegmatis dan melankolis bisa berkombinasi karena keduanya introvert, pesimis dan lembut.

 Kholeris
Kekuatan
Tipe ini berbakat menjadi pemimpin. Suka berprestasi dan mengorganisasikan. Hidupnya berorientasi pada tujuan, aktif dan dinamis.. Berkemauan keras dan tidak mudah putus asa. Tidak menyukai air mata dan emosi. Bebas dan mandiri. Dalam bekerja, suka yang serba teratur dan mencari pemecahan praktis. Mau melakukan tugas yang sulit dan suka ditantang. Bisa mendelagasikan pekerjaan dan mau bekerja untuk kegiatan kelompok . Bergerak cepat untuk bertindak sehingga unggul dalam keadaan darurat.

Kelemahan
Orang bertipe koleris terlalu bersemangat, suka memerintah dan tidak sabaran, keras kepala dan kaku. Menyukai kontroversi dan pertengkaran, tidak mau menyerah kalau kalah. Tidak simpatik/kurang peka terhadap perasaan orang lain. Suka merasa benar sendiri. Mendominasi orang lain Dalam bekerja, termasuk pecandu kerja, menuntut loyalitas dan penghargaan bawahan. Bisa kasar atau taktis. Mngharapkan pengakuan atas prestasinya.

Sanguinis
Kekuatan
Kepribadian yang menyenangkan, ceria, supel, suka bicara dan bercerita. Punya selera humor yang baik. Emosional dan demonstratif. Antusias dan ekspresif. Optimis, Penuh rasa ingin tahu. Berhati tulus, tidak menyimpan dendam dan cepat meminta maaf. Menyukai kegiatan spontan. Dalam bekerja, mengajukan diri secara sukarela untuk bekerja, mengilhami orang lain untuk bergabung dan dapat mempesona orang lain untuk bekerja.

Kelemahan
Mendominasi percakapan dan suka membesar-besarkan, egoistis, suka mengeluh, kekanak-kanakan, tidak pernah dewasa. Mudah marah/emosional. Sensitif terhadap yang dikatakan orang tentang dirinya. Melupakan kewajiban. Keyakinan cepat luntur, tidak disiplin, mudah teralihkan perhatiannya. Benci sendirian. Tidak tetap/mudah berubah dan pelupa. Pandai berdalih. Suka mencari perhatian, sorotan dan kasih sayang, dukungan dan penerimaan orang di sekelilingnya. Memutuskan dengan perasaan.

Melankolis (Perfeksionis)
Kekuatan
Perfeksionis, standar tinggi. Cenderung diam dan pemikir sehingga membutuhkan ruang dan ketenangan supaya bisa berpikir dan melakukan sesuatu. Serius dan bertujuan. Analitis. Berbakat dan kreatif. Berfilsafat dan puitis. Bijaksana, Idealis. Menghargai keindahan. Sensitif kepada orang lain. Berteman dengan hati-hati. Puas ada di belakang layar. Menghindari perhatian. Setia dan mengabdi. Mau mendengarkan keluhan dan mudah terharu. Dalam bekerja: suka keteraturan. Serba tertib dan hati-hati. Rapi dalam perencanaan, hemat.

Kelemahan
Mengingat yang negatif dan menikmati sakit hati. Citra diri rendah dan merendahkan diri sendiri. Standar suka terlalu tinggi. Sangat memerlukan persetujuan. Mementingkan diri sendiri. Terlalu instropektif. Tertekan karena ketidaksempurnaan. Tidak aman secara sosial. Menarik diri dan menjauh. Suka mengkritik orang lain. Tidak menyukai yang menentang. Mencurigai orang lain, pendendam. Tidak mudah memaafkan dan penuh kontradiksi. Dalam kerjaan : suka memilih pekerjaan sulit. suka ragu-ragu dan melewatkan banyak waktu.

Phlegmatis
Kekuatan
Kadang tipe ini dipandang sebagai orang yang lamban. Sebenarnya bukan karena ia kurang cerdas, tapi justru karena ia lebih cerdas dari yang lain. Mudah bergaul dan santai. Mudah diajak rukun dan menyenangkan. Tenang, teguh, sabar dan seimbang. Hidup konsisten. Tidak banyak cakap tetapi bijaksana. Simpatik dan baik hati. Menyembunyikan emosi. Hidupnya penuh tujuan. Tidak suka mempersoalkan hal sepele. Punya banyak akal dan bisa mengucapkan kata-kata yang tepat di saat yang tepat. Pendengar yang baik, memiliki rasa humor yang tajam. Suka mengawasi orang lain. Berbelas kasihan dan peduli. Dalam bekerja: cakap dan mantap, dapat menengahi masalah. Menghindari pertikaian. Menemukan cara yang mudah. Baik dibawah tekanan.

Kelemahan
Terlalu pemalu dan tidak banyak bicara. Tidak suka keramaian. Suka takut dan kawatir. Mementingkan diri sendiri dan suka merasa benar sendiri. Tidak antusias. Suka menilai orang lain. Suka menunda-nunda sesuatu. Kurang disiplin dan motivasi diri. Malas dan tidak peduli. Membuat orang lain merosot semangatnya. Lebih suka menonton. Tidak suka tantangan/resiko. Terlalu suka kompromi. Perlu waktu untuk menerima perubahan. Tidak suka didesak-desak.

Kira-kira anda termasuk tipe yang mana?🙂
Yah… apapun hasil pengamatan ini, yang terpenting dengan mengetahui tipe kepribadian ini, kita dapat lebih mengembangkan kekuatan pribadi kita dan berusaha mengurangi kelemahannya🙂 , sekalian intropeksi juga😀


27 Responses to “Tipe Kepribadian”


  1. 1 RIO
    Desember 12, 2007 pukul 12:10 am

    Apa type-type seperti ini akurat ya😕

  2. Desember 12, 2007 pukul 2:44 am

    IMHO : yang pasti tidak 100 %, coz mereka mengukur bukan melalui alat ukur permanen tetapi berdasarkan percobaan-percobaan dan penelitian serta teori. Kepribadian itu kan bersifat abstrak, tidak dapat diukur dengan suatu yang tetap. Dan ini juga salah satu kendala dalam psikologi Islam yang sampai saat ini masih menjadi psikologi alternatif, belum menemukan alat tes dalam mengukur kriteria tertentu🙂
    CMIIW🙂

  3. Desember 12, 2007 pukul 8:00 am

    Ya. Olive-chan benar. Psikologi, as far as i know, adlh ilmu yg obyeknya tdk berwujud konkret/concrete. Muasalnya adlh jiwa manusia. Dan sains dalam artian yg umum diketahui orang adlh sains yg membahas obyek konkret… Obyek yg diukur nyata: air, batu, gas… etc. Alat ukur dan metodologi jelas: termometer, barometer, timbangan… etc.
    Jika obyeknya jiwa manusia? Alat ukur secara konkret ada, tapi dalam jumlah dan jangkauan yang tidak seberagam cabang sains yg satunya tadi. Misal, sudah ada alat bantu konkret untuk membantu mendeteksi kebohongan; ini juga berbasis sains “nyata” (tipe sains sebelumnya), yang diukur adlh gejala fisik (ekskresi keringat, perubahan detak jantung, gelombang otak, etc) jika seseorang berbohong. Tetapi manusia itu “adaptif”; jika “trbiasa” berbohong, udah pasti alat ukur tadi semakin tidak akurat….😉
    Ada banyak tes untuk membantu mengetahui potensi diri kita sendiri; salah 1 test ada di blognya mas Herr… dan di mypersonality.info juga ada😉
    Hasil test saya di bisa dilihat di link ini: http://hyorinmaru.mypersonality.info🙂

  4. 4 Sifa01
    Desember 12, 2007 pukul 10:17 am

    Assalamua’laikum mbak.
    Lam kenal ya
    Sy th ni blog dari FS mbak🙂
    Saat baca komentar mbak tuk RIO ada yg saya ga ngerti. Gaptek banget nih, jarang ngenet🙂
    IMHO dan CMIIW artinya apa mbak?
    Jazakillah…

  5. Desember 12, 2007 pukul 10:38 am

    @ Sifa01;
    Saya beranikan menjawab, walau ini blog punya Olive-chan😉
    IMHO = “in my humble opinion”; terjemahannya, “menurut pendapat bodoh saya ini…” Variasinya di BlogSphere bisa berupa IMO, IMAO (in my arrogant…).
    CMIIW = “correct me if i’m wrong”; terjemahannya, “koreksi saya jika saya salah” .
    Gitu…🙂
    To Olive-chan,… afwan yach…😉

  6. Desember 13, 2007 pukul 1:42 am

    @Hyo-san
    Asyik…dibantu pak guru. PD amat sih:mrgreen:

    @Sifa1
    Saya kira jawaban Hyo-san dah bisa mewakili kan ukhti🙂 coz saya diperkenalkan pertama kali tentang singkatan tersebut oleh beliau🙂
    Jazakillah ya ukhti, karena pertanyaan ukhti memberi inspirasi bagi saya untuk menulis tentang Akronim yang dapat ukhti lihat di “Tulisan Terbaru ”🙂

  7. Desember 13, 2007 pukul 3:13 am

    @ Olive-chan:
    Lum ada tuh.
    Sibuk yaaa…🙂

  8. 8 Sifa01
    Desember 14, 2007 pukul 6:59 pm

    Sama-sama ya mbak. Saya juga bisa ketemu akronim yang sangat bermanfaat, maklum nih gaptek banget🙂
    Syukron juga untuk pak gurunya ya🙂

  9. Desember 14, 2007 pukul 9:32 pm

    Mmm.. pak guru sapa yach?🙄
    Btw, Olive-chan punya latar belakang IT ya? Klo gitu, mungkin yg satu ini bisa membantu. Ini tentang istilah dunia IT, kamus istilah mungkin lebih tepatnya. Berikan ke Google ini: “define: jargon file” (tanpa tanda kutip), dan pilih link yg kedua (pokoknya yg dr Wikipedia). Nah mulai dari situ.
    Tapi sayang, masih bahasa Inggris, so far, saya lum tau da bhs Indonnya gak; jika tau ato nemuin, kasih tau ya…

  10. Desember 14, 2007 pukul 9:33 pm

    Afwan, koment di atas itu OOT…😳

  11. Desember 14, 2007 pukul 9:46 pm

    Olive-chan itu …😉

    @ sifa01
    Hyo-san itu bukan pak guru saya, tapi beliau memang Pak Guru😉

  12. 12 RIO
    Desember 15, 2007 pukul 7:21 am

    O… latar belakang IT ya mbak ? kirain psikologi😀

  13. Desember 15, 2007 pukul 10:29 am

    Psikologi itu pilihan saya waktu UMPTN dulu, tapi meleset😳

  14. Desember 21, 2007 pukul 7:59 pm

    wah, kalo menurut artikel ini sih, saya termasuk yang perfeksionis nih, tepat gak yah?
    lam kenal nih, baru masuk…

    assalamu’alaikum…

  15. Desember 22, 2007 pukul 1:11 pm

    Wa’alaikumsalam…
    Salam kenal juga🙂
    IMHO: ga pasti tepat. Ini hanya mengarahkan kita lebih cendrung ke tipe yang mana. Yang kemungkinan ini akan berguna bagi seorang psikolog dalam analisa lebih lanjut🙂

  16. Januari 30, 2008 pukul 9:19 am

    aq pernah iku tes kayak gini n termasuk melankolis… menurutku sih kesimpulannya cukup mendekati🙂

  17. Maret 21, 2008 pukul 2:52 pm

    aku pernah iseng ngetes..
    tapi aku dapat nilai yang sama di dua tipe kepribadian.
    yaitu sanguinis dan plegmatis.
    kok bisa ya kombinasinya seperti itu?

    IMHO : tentu bisa coz kepribadian manusia itu kan banyak sementara dalam teori klasik hanya dibagi menjadi empat tipe. Jadi ga semua kepribadian itu termasuk tipe sejati. Misalnya hanya sanguinis aja. Tapi ada juga yang kombinasi.

  18. April 1, 2008 pukul 2:23 pm

    SANGUINIS … ???
    hmmm …
    seperti itu kah aku ? (bertanya kepada diri sendiri)

  19. Juli 19, 2008 pukul 5:40 am

    Hmm.. Kaya’ny saya tipe melankolis deh..

    Mbak, artikelnya boleh saya tarus di blog saya g..?

    Dengan senang hati🙂
    Kalau perlu dilengkapi lagi

  20. Juli 27, 2008 pukul 2:51 pm

    Aahaha…yang saya sadari saya memiliki kelemahan seorang phlegmatis.😀

    Hmm, melankolis dan perfeksionis sama? Bukankah melankolis cenderung emosional tetapi tidak tentu perfeksionis. Saya merasa melankolis tetapi saya tidak menyukai keteraturan.😆

  21. 21 lyea
    Maret 3, 2009 pukul 6:58 am

    waaa…
    assalamu’alaikum ukhti-ukhti n akhi-akhi….

    dari survey yang lyea ikutind n lyea cek disini..
    lyea koleris..ahaha..

    hmm,,,,ya gag apa dech

    Ukhtie yang punya blog neh…
    syukran yaw..
    nech lyea perlu wat kajian islam…

    SYUKRON

  22. September 1, 2011 pukul 2:42 am

    salam kenal…lihat juga di blog ku Berbagi Info tentang 4 kepribadian dasar manusia..trimakasih.

  23. 23 Subhan Aristiadi
    Oktober 18, 2011 pukul 9:49 pm

    Melankolis dan Perfeksionis memang identik😮
    Hampir akurat dengan kepribadian saya, seorang perfeksionis yang tidak pernah puas :*

  24. 24 chulphiet
    April 22, 2012 pukul 11:18 pm

    sepertiny saya pnya kmbinasi sfat antara phlegmatis & melankolis,, tp lbih mndominasi k plegmatis…

  25. Juni 28, 2013 pukul 12:49 pm

    Reblogged this on Plegmatic Girl and commented:
    good!

  26. Februari 4, 2014 pukul 12:41 pm

    Phlegmatis nampaknya gan,😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


a

Yang bersilaturahmi

who's online

%d blogger menyukai ini: