09
Des
07

Aurat Wanita

Lagi asyik surfing, saya menemukan sebuah blog yang sangat bagus (menurut saya). Saat membaca salah satu artikel (bisa diklik di sini), hati saya sedih😦 . Bagaimana tidak, saat pergi atau pulang kerja, di jalan saya sering melihat wanita yang berjilbab, tapi tidak memenuhi apa yang disyariatkan di dalam Al-qur’an dan Al-hadits dan mereka yang memakai pakaian yang masih menampakan sebagian auratnya.

Seperti yang disabdakan Rasulullah Saw :

“Ada dua golongan manusia yang termasuk penghuni neraka yang belum aku lihat sebelumnya: Manusia yang membawa cambuk seperti ekor lembu untuk memukuli orang lain, dan wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok dan kepalanya seperti punuk unta sambil bergoyang. Mereka tidak akan masuk sorga bahkan tidak akan mencium baunya, padahal baunya tercium dari jarak sekian-sekian.” (HR Muslim)”

Jujur….hati saya sedih, kasihan melihatnya. Karena ini dapat mengundang bahaya. Kalau dah begitu, dalam hati hanya bisa berdo’a semoga mereka diberi hidayah oleh Allah Swt.

Rasanya tidak dapat disalahkan, ada seorang teman ikhwan yang mentalak istrinya karena si istri tidak mau berhijab/berjilbab. Hingga kemudian si ikhwan menikah dengan seorang akhwat yang benar-benar menutup auratnya. Karena…. adalah kewajiban bagi suami untuk menyelamatkan keluarganya dari api neraka.

 

 


13 Responses to “Aurat Wanita”


  1. 1 Dhoif
    Desember 11, 2007 pukul 4:42 am

    Alhamdulillah istriku sudah berhijab yang syar’i. Tapi… Adikku masih pake jilbab gaul :-l

  2. 2 ama
    Desember 11, 2007 pukul 7:06 am

    Salam kenal….
    Terima kasih udah mampir di blog saya.

  3. Desember 11, 2007 pukul 7:12 am

    @ ama
    Salam kenal juga🙂

    @Dhoif
    Tunjukan landasan-landasan syar’i (al-qur’an & hadits) tentang hijab. Semoga adiknya diberi petunjuk sama Allah SWT🙂

  4. Desember 11, 2007 pukul 7:18 am

    Masih mending mas, lha adikku belum berjilbab…-klo istri blm punya hehe..-

    Yah sangat disayangkan, saudari2 kita tampaknya kurang paham hakikat yg benar ttg agama ini. Makanya kita perlu banyak belajar agama biar gak gampang dibodoh-bodohin. Untuk perkara dunia saja kita mau bersusah payah belajar, masak untuk akherat yang notabene persinggahan terakhir kehidupan kita, malah malas2an bahkan masa bodo.

    Semoga bisa mencerahkan, wassalamu’alaikum….

  5. Desember 11, 2007 pukul 10:08 pm

    Coba deh berikan hadiah sebuah buku buat adik tersayang, mìsal tentang jilbab. Insya Allah …🙂

  6. 6 Dhoif
    Desember 12, 2007 pukul 12:00 am

    Adikku berjilbab sejak dekat ma istriku🙂
    Souvenir buku, ide yang bagus

    @ mas herr
    Semoga segera menemukan akhwat ideal ya🙂

  7. Desember 12, 2007 pukul 1:23 am

    @ mbak oliv

    wah ide yang bagus mbak, tapi dua tahun lalu pernah tak kasih file ebook ttg kewajiban memakai hijab bagi muslimah, kayaknya gak dibaca tuh. Hmmm…. jumlah halamannya kira2 ratusan gitu mbak:mrgreen:

    @ mas dhoif

    amin, kayaknya aku perlu belajar ama mas dhoif neh😉

  8. Desember 12, 2007 pukul 2:56 am

    @ mas Dhoif
    Saya teringat sama saudara saya yang ingin mencari istri yang sekaligus dapat menjadi guru bagi adik-adiknya🙂 Semoga Allah meridoi keinginannya, Amin.

    @mas Herr
    Kalo ebook kan tergantung ada tidaknya dan hidup tidaknya komputer. Sehingga rasanya terbatas untuk dapat segera membacanya. Tapi kalau buku atau majalah, itu kan mudah dicapai, bisa dibaca kapan dan di tempat sesuka kita🙂
    Dengan saling memberi hadiah, akan mengikat rasa kasih sayang diantara sesama saudara. Apalagi buku yang diniatkan untuk berdakwah🙂

  9. Desember 12, 2007 pukul 7:33 am

    @ Olive-chan…
    Saya koq jg seperti itu; “butuh istri yg bs jadi guru bagi adik-adik”, mngingat mereka perempuan smua😉

    @ mas Herr;
    Media itu rasanya perlu diseimbangkan atau dicocokkan ama yg brsangkutan… Org yg ga hobi baca repot klo disuguhi e-book😉
    Ama buku pun mereka mungkin teuteup aja eneg. Klo majalah mungkin agak berminat (majalah beda dibanding buku, tp ya tergantung majalahnya).
    Kalo trik saya: karena adik saya di SMA tmpat saya sekolah dulu, maka saya “titipkan” ama akhwat di sana:mrgreen:

  10. Desember 13, 2007 pukul 12:40 am

    Iya betul, biar kita gak capek2 ngajarin

    Kalo trik saya: karena adik saya di SMA tmpat saya sekolah dulu, maka saya “titipkan” ama akhwat di sana

    sambil menyelam minum air ya akh? hati-hati lho😀

  11. Desember 13, 2007 pukul 1:48 am

    @Hyo-san
    Semoga Allah meridhoi keinginanmu😉

  12. Desember 13, 2007 pukul 3:10 am

    @ mas Herr:

    sambil menyelam minum air ya akh? hati-hati lho😀

    Iya koq; ini bisa blogwalking brarti kan nggak tenggelam, hehe😉

    @ Olive-chan:

    Semoga Allah meridhoi keinginanmu😉

    Idiiihh… bantuin kek pa gimana…😉

  13. 13 pan
    Januari 13, 2008 pukul 8:07 am

    assalamu’alaikum
    salam kenal.

    saya sangat tertarik membaca posting anda.
    seperti kita ketahui sekarang jilbab seringkali hanya sebagai “simbol Keislaman seorang wanita” yang hanya digunakan bila ada acara/ibadah, tanpa pernah merasa nyaman memakai jilbab.
    hal ini juga dapat saya rasakan di Daerah saya (Aceh), walaupun telah diberlakukan “SYARIAT ISLAM”.. masih saja ada yg tidak memakai jilbab. jika memakai jilbab pun, mereka sering memadukan dengan baju ketat & celana Jeans.
    Nauzubillah
    semoga kita selalu dlm lindungan Allah.
    terima kasih atas postingan anda.

    ________________________________________________________________________________
    Olive Reply
    Alhamdulillah bermanfaat🙂
    Tentang aturan syari’at, itu juga tergantung tingkat pengetahuan dan pemahaman seseorang.
    Sesungguhnya Allah yang membolak balikkan hati makhlukNya. Maka dari itu mari kita berdo’a semoga Allah memberi hidayah kepada mereka yang belum dapat menutup auratnya secara syar’i. Dan juga kita mulai dari diri sendiri dan keluarga dengan memberikan tauladan dari apa yang telah kita pahami🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


a

Yang bersilaturahmi

who's online

%d blogger menyukai ini: