08
Feb
08

Hipnotis & Gendam

Hipnotis dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai upaya membuat seseorang berada dalam keadaan hipnosis, atau keadaan seperti tidur karena sugesti. Orang yang terhipnosis berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya. Menurut seorang instruktur hipnotis, hipnotis itu adalah tehnik mengorek alam bawah sadar manusia, di mana alam bawah sadar tersebut sangat berpengaruh pada kehidupan nyata.
Metode hipnotis sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun silam. Seiring perkembangan zaman, ilmu hipnotis pun terus berkembang yang hingga saat ini difungsikan untuk hiburan, menggali keterangan, mengurangi rasa sakit fisik dan untuk meneliti berbagai fenomena metafisik.
 
Menurut seorang instruktur pelatihan hipnotis, semua metode tersebut hanya bisa dikuasai dengan mengikuti proses pelatihan yang panjang, setahap demi setahap dan harus banyak latihan. Ini yang membedakan hipnotis dengan gendam. Gendam atau sirep dibantu jin dan menggunkan mantera-mantera. Selain itu bisa dikuasai dalam sekejap dengan melakukan ritual tertentu, sedangkan hipnotis tidak.

Selain itu hipnotis tidak dapat melawan hukum alam. Sebaliknya, gendam yang termasuk ilmu hitam secara visual dapat melawan hukum alam”Hipnotis dapat efektif hanya jika orang yang dihipnotis bersedia dihipnotis. Jika menolak maka hipnotis tidak akan bisa berjalan. Sementara ilmu hitam tidak tergantung pada bersedia dan tidaknya orang.

Dalam Tinjauan Islam

Menurut seorang ahli pengobatan spiritual, apa pun bentuknya, yang namanya hipnotis itu tidak lebih dari sihir atau tipuan mata dan hukumnya termasuk syirik.

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (Annisa : 116)

Hipnotis termasuk sihrul’ain, yang artinya sihir atau tipuan mata. Tipuan mata itu dilakukan oleh syetan terhadap manusia, sehingga orang terpengaruh dengan keinginannya melalui pandangan mata atau melalui mantra-mantra.

Pada masa Rasulullah SAW (hipnotis) juga pernah terjadi. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa al’ainu haq, sihir mata itu benar ada, karena syetan bisa menginfiltrasi seseorang melalui pandangan mata itu.

Seperti gendam, dimana korbannya akan melihat atau merasakan sesuatu yang bukan hakekatnya. Dia merasa tidak berbuat apa-apa padahal tengah melakukan aksi yang diminta si penggendam. Inilah sihir yang menggunakan kekuatan jin.

Tips Penangkal

  • Bacalah do’a sebelum bepergian seperti doa untuk bepergian, Surah Al-Fatihah 1x, Al-Ikhlash 3x, Al-Falaq 3x, dan An-Naas 3x.
  • Biasakan selalu berzikir terutama yang disunnahkan Nabi untuk dibaca pada pagi dan sore hari.
  • Biasakan selalu berzikir di dalam hati di mana pun dan kapan pun.
  • Seseorang yang bisa terkena hipnotis, biasanya dalam keadaan melamun, berangan-angan kosong dan penakut (takut kepada syetan). Pikiran kosong dapat mengakibatkan gerbang telepathic terbuka, sehingga pihak lain dapat dengan mudah menyampaikan pesan-pesan yang tidak diinginkan.
  • Bagi mereka yang memiliki kebiasaan latah, sebaiknya jangan bepergian ke tempat umum tanpa teman. Sebab, mereka yang punya kebiasaan latah cenderung memiliki gerbang bawah sadar yang mudah dibuka paksa dengan bantuan kejutan. Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang mudah terkejut.
  • Bila merasakan sesuatu yang aneh, segera sibukkan pikiran kita agar tetap berada di frekuensi yang mengakibatkan efek hipnotis tidak dapat bekerja. Antara lain dengan berdo’a dalam hati, melantunkan nasyid di dalam hati, atau memikirkan hal-hal yang akan memecah konsentrasi. jangan tertuju pada hal-hal yang mencurigakan itu.
  • Tanamkan terus menerus di dalam diri bahwa hipnotis dan gendam tidak akan bekerja bagi mereka yang menolaknya. Bila kita mulai merasa berada pada “kesadaran berbeda”, mungkin saja mulai terpengaruh hipnotis. Segera niatkan dalam hati : “Dalam tiga hitungan, saya akan kembali sadar dan normal sepenuhnya …” Kemudian segera hitung dalam hati, “Satu …, dua, … tiga”.

Sumber :
Suara Hidayatullah 2007, Ar-Risalah 2004


30 Tanggapan ke “Hipnotis & Gendam”


  1. 1 Civa
    Februari 9, 2008 pukul 7:16 pm

    Thanks tipsnya mbak :-)
    Memang kita harus hati-hati terutama saat berada di keramaian seorang diri.
    Teman saya pernah juga kena gendam. Gelagat awalnya dia ditanyain tentang suatu tempat.

  2. Februari 10, 2008 pukul 12:29 am

    Eh, kok hipnotis disamakan dengan gendam ?

    Jadi di jurusan psikologi yang mengajarkan hipnotis sebagai salah satu metode terapi itu juga berarti telah mengajarkan ilmu hitam ? :-?

    Hipnotis itu beda dgn gendam dan ilmu hitam lain yg memanipulasi pikiran. Hipnotis dasarnya ilmu karena memang ada dasar keilmuannya.

  3. Februari 10, 2008 pukul 6:44 am

    Betul sekali. Rasulululloh telah mengajarkan doa syariyah tuk membentengi diri. Salam kenal mbak

  4. Februari 10, 2008 pukul 10:49 pm

    mudah-mudahan kita semua terhindar dari segala bentuk perbuatan syetan,baik yg seperti kelihatannya perbuatan baik dan yg memang perbuatan buruk. terkadang alih2 menolong orang lain padahal tujuan utamanya justru menjerumuskan, karena syetan dgn segala upaya selalu berusaha memperdaya kita. terima kasih infonya mbak. salam

  5. 6 @Aswin
    Februari 11, 2008 pukul 7:11 am

    @fertob
    Ada memang beberapa persepsi tentang hipnotis. Antara hipnotis dan gendam memang ada persamaan dan perbedaannya.
    Selama saya mengajar di jurusan psikologi, hipnotis tidak ada diajarkan. Di jenjang S1, kita mengetahui bahwa S1 lebih banyak teori daripada terapan. Dan di jurusan psikologi hanya belajar teori.Hipnotis ini hanya ada dalam literatur psikologi yang menerangkan bahwa penyakit bisa juga disembuhkan melalui hipnotis.Jadi jika ingin memperdalamnya, bisa belajar di luar.

  6. Februari 11, 2008 pukul 9:53 am

    @ Civa
    Info yang sangat berguna. Kalo punya teman yang pernah kena gendam, bisa cerita di sini. Agar bisa jadi info buat para pembaca :-)

    @ fertob
    Seperti yang dijelaskan Pak Aswin, persepsi hipnotis & gendam memang beda-beda. Ada yang memandang dari segi ilmiah dan ada yang memandang dari segi supranatural. Seperti yang pernah saya baca, di Eropa disebut hipnotis, di India disebut ilmu sihir dan di Indonesia disebut gendam. Jadi secara umum seakan sama, padahal kalo dikaji secara detil tentu itu berbeda. Kalo mau tahu lebih banyak, bisa dilihat pembicaraan mereka-mereka yang punya pengalaman dengan ilmu hipnotis di http://myquran.org/forum/index.php?topic=24351.15

    @ Sadat ar Rayyan
    Salam kenal juga :-)

    @ defidi
    Iya bu, kita harus selalu waspada dan juga selalu berdo’a agar selalu dalam penjagaan-Nya :-)

    @Aswin
    Terima kasih Pak atas infonya :-)

  7. Februari 11, 2008 pukul 11:34 am

    wah.. jadi takut ma hipnotis… karena jujur saja ya… aya banyak mendapatkan cerita mengenai gendam atau hipnotis dari saudara dan teman dekat saya… HP, kalung, uang, dompet de el el semua hilang musnah tanpa meninggalkan jejak dan kita seakan akan tidak menyadarinya….
    aih… ternyata banyak orang indonesia yang bisa ilmu magic….
    *kabur*

  8. Maret 6, 2008 pukul 9:51 pm

    ANDA INGIN TAHU PENIPUAN BIOENERGI CENTER KUNJUNGI http://bioenergicenter.blogspot.com

  9. 10 wiwit purwanto
    Juli 20, 2008 pukul 3:29 pm

    Aduh saya belum jelas banget neh…tentang hukum ilmu hipnotis menurut ajaran agama islam. Kalau hipnotis untuk pengobatan boleh ga sih……? Seperti untuk pengobatan orang yang harus melupakan masa lalu dengan mantan pacar yang saat ini selalu teringat sampai bertahun-tahun padahal dia sudah bersuami/beristri…itu hukumnya gimana/

  10. Agustus 27, 2008 pukul 8:41 am

    Wah…sepertinya ada yang salah persepsi nih dengan hipnotis. Sebaiknya jangan su udzon dulu terhadap hipnotis. Hipnosis itu sebenarnya merupakan kondisi yang alami terjadi pada manusia ketika seseorang fokus atau relax. Minimal kita mengalami kondisi hypnosis 2 kali sehari,pada saat menjelang tidur dan bangun tidur. Pada kondisi tersebut, gelombang otak manusia secara alami berubah dari gelombang otak sadar ke bawah sadar. Uniknya, pada saat kondisi hypnosis ini, filter pikiran manusia terbuka untuk sementara waktu, sehingga pikiran lebih terbuka untuk menerima dan merekam pengaruh dari luar. Nah, hipnotis merupakan teknik untuk membimbing seseorang supaya bisa masuk ke kondisi hypnosis supaya seseorang lebih mudah untuk menerima sugesti. Hypnotherapy merupakan hipnotis yang digunakan untuk kepentingan medical/terapi, untuk mengatasi masalah psikologis dan psikosomatis, dengan cara membimbing seseorang untuk masuk ke kondisi hypnosis secara alami, kemudian diberi saran2/sugesti2 yang positif. Seseorang yang melakukan sholat dengan benar pun, sebenarnya berada pada kondisi hypnosis, yang pertama sebelum sholat seseorang melakukan wudhu yang membuatnya relax, ini adalah proses relaksasi yang membuat orang mulai masuk ke kondisi hypnosis,kemudian ketika seseorang sholat, seseorang harus fokus pada satu titik di tempat sujud, fokus juga merupakan salah satu pintu gerbang untuk masuk ke kondisi hypnosis. Jadi, sholat merupakan salah satu bentuk self hypnosis (menghipnotis dr sendiri) dengan tujuan memasukkan nilai2 ketuhanan yang positif ke dalam diri sendiri sekaligus memfokuskan diri untuk berkomunikasi dengan Tuhan). Lalu bagaimana mungkin, dengan mudahnya Anda mengatakan hipnotis itu syirik? Setau saya, syirik itu adalah perbuatan menyekutukan Allah atau mempercayai ada yang menandingi kekuatan Allah. Sedangkan unsur itu, sama sekali tidak terdapat dalam hipnotis, hypnotis hanyalah tool atau alat untuk memanfaatkan pikiran diberikan Allah secara optimal. Jadi, saran saya, jika Anda menemukan sesuatu yang baru, sebaiknya jangan langsung men judge dengan kacamata anda, namun pahami dan teliti terlebih dahulu, baru disimpulkan, thanks.

  11. 12 the~sea
    September 25, 2008 pukul 4:24 pm

    memang hukumnya syirik untuk melakukan hal seperti itu
    tapi harus di tinjaujuga kan
    motiv perbuatannya
    karena bagaimanapun juga semua ilmu itu asal mulanya juga kebanyakan dari agama islam
    hanya saja kebanyakan dari ilmu itu disalahgunakan
    lah kalau tujuan dari hipnotis tersebut sendiri untuk pengobatan nggak salah donk

  12. 13 kirosojati
    November 16, 2008 pukul 12:58 pm

    WAH ngacok itu orang – orang, kalau belum mempelajari jangan lansung menyama ratakan, sebenarnya hipnotis tidak sama dengan gendam, orang-orang yang ilmunya baru sebatas syareat paling mudah membenarkan diri & kelompok itulah akar penyebab timbulnya TERORIS, sory menceng dikit. istilah kata bungkusnya rokok djarum super, isinya rokok ramuan gudang garam, orang-orang yang hanya bisa syareat mengatakan itu rokok djarum super, nah yang yang meramu rokok atau yang perokok peka rasa mengatakan itu bukan rasa djarum super, jadi Rokok Djarum Super Palsu, hati hati menyimpulkan dan gak perlu bawa-bawa Nabi (wong Arab),

  13. Desember 19, 2008 pukul 1:06 am

    Menyikapi tulisan tentang hipnotis di atas, saya ingin menyampaikan bahwa yang diberitakan oleh masyarakat dan media masa sebagai “hipnotis” sebenarnya bukanlah hipnotis. Hipnotis yang sebenarnya tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Hipnotis hanya bisa terjadi apabila seseorang bersedia dihipnotis. Hampir semua yang diberitakan dan dianggap oleh masyarakat sebagai hipnotis sebenarnya hanyalah penipuan, pembiusan, atau perampasan belaka dan tidak mengandung unsur hipnotis. Memang banyak kesalah-pahaman mengenai hal ini, untuk itu saya sudah menulis cukup banyak tentang fakta-fakta hipnotis di http://www.hypnosis45.com. Semoga komentar ini bisa membuat teman-teman paham. Terimakasih.

  14. Desember 19, 2008 pukul 1:08 am

    Menyikapi tulisan tentang hipnotis di atas, saya ingin menyampaikan bahwa yang diberitakan oleh masyarakat dan media masa sebagai “hipnotis” sebenarnya bukanlah hipnotis. Bedasarkan ilmu hipnotis yang saya peroleh dari berbagai guru dan sumber-sumber ilmiah, hipnotis yang sebenarnya tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Hipnotis hanya bisa terjadi apabila seseorang bersedia dihipnotis. Hampir semua yang diberitakan dan dianggap oleh masyarakat sebagai hipnotis sebenarnya hanyalah penipuan, pembiusan, atau perampasan belaka dan tidak mengandung unsur hipnotis. Memang banyak kesalah-pahaman mengenai hal ini, untuk itu saya sudah menulis cukup banyak tentang fakta-fakta hipnotis di http://www.hypnosis45.com. Semoga komentar ini bisa membuat teman-teman paham. Terimakasih.

  15. 16 Pakfa
    Januari 8, 2009 pukul 1:49 pm

    Tips paling gampang kalo masih bingung hypnosis boleh nggak dalam Islam.

    Apakah Rasulullah pernah mengajarkan atau melarang metode/terapi/ilmu ini?
    Kalo tidak tahu maka pelajarilah dulu riwayat Nabi Mohammad SAW dengan teliti.

    Orang sakit, stress itu ada obatnya. Orang psikologi itu juga ilmu barat seperti juga ilmu ekonomi yang tidak 100% cocok dengan nilai syariah.

    Kalo saya syarankan, ambilah lautan ilmu dari Quran dan Sunah, sudah terbukti berabad-abad.
    Pelajari saja ilmu yang tinggi derajatnya, ilmu ikhlas, iblis pun takkan mampu mengalahkannya.

    Hypnosis masih kabur hukumnya, masih abu-abu.
    Jangan mudah terlena oleh kemasan anyar tapi barang lama, sami mawon.
    Lain kalo dah ada fatwa MUI, maka dari itu bisa leluasa menjalankan tanpa ada rasa was-was.

    Wasalam,

  16. Januari 31, 2009 pukul 4:20 pm

    Insya Allah, hipnosis bisa digunakan guna mengatasi masalah – masalah emosi kejiwaan seperti stress, depresi, phobia, cemas, trauma bahkan penyakit fisik yang banyak bersumber dari masalah emosi negatif yang masih tersimpan didalam dirinya. So, marilah kita ambil manfaat yang baik nya saja….

  17. 18 jemurankolor
    Maret 12, 2009 pukul 2:18 pm

    Buat atas atas gw udah jelas hukum nya hipnotis

    Hipnotis termasuk sihrul’ain, yang artinya sihir atau tipuan mata. Tipuan mata itu dilakukan oleh syetan terhadap manusia, sehingga orang terpengaruh dengan keinginannya melalui pandangan mata atau melalui mantra-mantra.

    Pada masa Rasulullah SAW (hipnotis) juga pernah terjadi. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa al’ainu haq, sihir mata itu benar ada, karena syetan bisa menginfiltrasi seseorang melalui pandangan mata itu.

  18. Maret 26, 2009 pukul 10:50 pm

    Molequm… Mnurut sy,obat skit kepala,stress ato apapun itu smwx brsal dri Allah Ta’ala,mka mntalah ksembuhan driNYA!InsyaALLAH mlalui Al-Qur’an n As-Sunnah mmpu mnjd jln shngga Allah Ta’ala mnyembuhknx!Ingatlah bhwa “Kun Fa Yakun”,mk trjdilah!Setau sy Al-Qur’an tdk mmliki keraguan,klo sudah bilang “A”,mk msti “A”!Yg jlsx pahamilah Al-Qur’an n As-Sunnah baru komentar!Jgn ilmu dunia yg fana,nda ada artix Wassalam

  19. 20 tomo
    April 19, 2009 pukul 4:00 pm

    umat islam ini kadang terlalu fanatik mengikuti pendapat dan pemikiran dari aliran mereka sendiri . kok bisa tiba-tiba hipnosis dihubungkan dengan hal mistik sementara hipnosis sendiri memiliki dasar disiplin sains yang kuat dan bertolak dari bukti-bukti penelitian psikologi. karena sikap umat Islam yang tidak mau sabar menyelidiki dengan teliti dan cermat sesuatu hal makanya ada umat Islam yg tidak bisa menerima kemajuan sementara umat Islam yg menerima apa adanya dan tidak mau mikir tentang yg dia terima jadi tersesat.

  20. 21 tomo
    April 19, 2009 pukul 4:07 pm

    setiap teknologi ibarat pedang bermata dua, memiliki sisi baik dan sisi jahat tergantung si pemakainya. termasuk hipnosis ini termasuk dlam teknologi pikiran. sama halnya dengan dunia komputer/internet, kedokteran dan lain-lain.
    misalkan nuklir : teknologi nuklir dapat dijadikan sebagai sumber energi listrik untuk kebutuhan dunia tapi energi nuklir juga bisa digunakan sebagai senjata perusak massal

  21. 22 tomo
    April 19, 2009 pukul 4:11 pm

    makanya sebelum kita menilai tentang sesuatu hal atau mengeluarkan pendapat dan mengambil keputusan tentang sesuatu. pikirkan dengan cermat disertai dengan dasar ilmu pengetahuan yang benar.

  22. Mei 9, 2009 pukul 6:04 pm

    Mau tanya Do’a Untuk ilmu gendam itu apa yua…..???

  23. Juni 26, 2009 pukul 3:25 pm

    oke, saya setuju sekali dengan anda, saya dulu juga seperti anda lo, seperti saat membca testi ini, tpatnya irama nafas, irama jantung, sangat persis seperti yang saya alami beberapa tahun lalu, jadi saya pun merasakan kegelisahan dan kekhawatiran yang lebih, he he

    terlepas dari perdebatan,
    saya sangat setuju sekali, kita tidak boleh mempercayainya sebelum kita benar-benar mengalaminya kan..?
    salam senang dan rindu

  24. 25 sugest
    Juli 28, 2009 pukul 1:06 am

    bagi saya tidak ada yang berhak menghakimi sesuatu seperti mengharamkan,menghalalkan apa yg telah ada didunia ini..
    karena yg berhak cuma Dia.

    inti nya Membawa kebaikan atau keburukan jika digunakan.

    selagi digunakan untuk kebaikan tidak ada masalah,tapi kalau untuk kejahatan semua pasti setuju kalau harus dilarang…
    jangan berfikir terlalu radikal, ilmu itu dari baratlah,dari timurlah.setiap ilmu pengetahuan yg ada berasal dari Allah dan yg pasti itu bermanfaat.sangat picik dan hina sekali mengatakan kalau hipnotis sama dengan menyekutukan Allah…

  25. Agustus 5, 2009 pukul 11:02 pm

    Hti2 y kalau soal agama, kalau bukan bersndar k pd syariat nabi. Mo bersndar sama ap lg?!! Hti2 perangkap setan sdh mlai menjadi2, ap yg qt anggp baik blm tentu menurut Allah n Rasullnya baik, cukup lah ap yg d haramkan olh Allah ttp hram n yg halal ttp halal, org yg phm syariat berarti org it mengikuti nabi, tanpa syariat mana bs ISLAM berdiri smpai sekarang.

  26. 27 wong edan
    September 5, 2009 pukul 5:27 pm

    semua udah pada gila…..,nimbrung omongan padahal ga tau ilmunya.hipnotis atau gendam itu hanya tehnik,energi yg bekerja bisa dari setan atau malaikat,bisa baik bisa jahad.sama seperti yg kita alami sehari hari.orang dlm keadaan hipnosis itu seperti orang mimpi atau ngelindur.apakah pantas kita mengatakan bahwa orang yg bermimpi itu terkena sihir…????cmn bedanya hipnotis adalah mimpi yg di kondisikan.hipnotis jngn di hubungkan dengan agama.orang kafir bisa melakukan hipnotis,seorang kyaipun bisa,tentu untuk kegunaan yg berbeda.ilmu pengetahuan slalu berkembang,apa yg di jaman nabi blm ada ilmunya,skrng udah di ktahui.sama spt haji dulu yg naik onta…jngn sekali2 mengharamkan yg naik pesawat.

  27. 28 choken
    September 6, 2009 pukul 3:51 am

    yang mengatakan hipnotis itu syirik adalah mereka yang tidak memahami apa itu hipnotis yang sebenarnya. hipnotis tidak ada sangkut pautnya dengan Jin. hipnotis murni dari pikiran bawah sadar seseorang. Islam sendiri mempunyai satu aliran yang disebut dengan Tasawuf. Rasulullah SAW sebelum diangkat menjadi Rasul, Beliau melakukan thahannuts (semacam semedhi) di gua Hira.
    Islam tidak melarang suatu perbuatan yang manfaatnya jauh lebih besar dari pada mudharatnya. Hipnotis ibarat pisau, dia hanyalah sarana. tergantung siapa pemegang pisau itu. Jika yang memegang pisau itu seorang preman, bisa kacau… tapi kalau yang memegang pisau itu ibu rumah tangga, maka pisau itu dapat digunakan untuk memotong sayuran (yang pastinya bermanfaat).
    jadi jangan asal nuduh…. semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami keadaan hipnotis. pernahkah anda mendengar suara yang sayup-sayup di sekeliling anda tatkala anda sedang tertidur? seperti suara teman yang lagi ngobrol misalnya, atau… pernahkah anda bepergian jauh dengan mengendarai mobil dan melintasi beberapa tempat atau kota dan tanpa anda sadari anda telah melewati tempat-tempat tersebut atau kota tersebut? keadaan seperti inilah yang disebut keadaan hipnosys….
    jadi keadaan hipnosis itu pasti dialami oleh semua orang, termasuk anda… dan itu wajar… hanya saja anda tidak tahu kalau itulah yang dinamakan HYPNOSYS…
    Jangan mengaburkan makna hipnotis…. yang pasti hipnostis itu bukan syirik…

  28. 29 kendy
    September 8, 2009 pukul 2:35 pm

    ada yg sy ingin tanyakan dr ayat dibawah ini. pd sesi hypnosis yg mana yg mempersekutukan Allah?

    sebenarnya setiap saat kita mengalami kondisi hypnosis baik disengaja atau tidak, contoh orang naik kendaraan dan rasanya cepat atau dia tdk merasakan telah melewati daerah tertentu, tau2 kok sdh sampai disini ya, kapan sy melalui daerah a. ada jg saat nonton sepak bola, banyak kita lihat penonton kesal, memamaki pemain bolanya padahal itu di TV atau ia senang jika gol. atau kita sering melihat para kyai atau ustad berdoa, dan saat berdoa para pendengarnya menangis mendengar doanya. itulah kondisi hypnosis, so kl spt itu apakah mempersekutukan Allah SWT.

  29. September 28, 2009 pukul 2:21 pm

    ilmu gendam adalah ilmu yang apa ya bisa di katakan haram dan bisa juga dikatakan tidak haram.
    itu tergantung dengan penggunanya.Kalau penggunanya memakainya untuk kejahatan berarti ilmu itu hram.Dan kalau ilmu itu digunakan untuk sulap atau untuk kesenangan kesenangan belaka dan tidak digunakan untuk kejahatan maka ilmu gendam itu tidak haram.
    itu saja yang bisa aku sampaikan bye


Tinggalkan Balasan




a

Yang bersilaturahmi

who's online